Saturday · September 26, 2026
Membagi Waktu
Hari ini saya berangkat ke kampus sekitar pukul delapan pagi dan baru sampai rumah lagi sekitar pukul delapan malam. Kurang lebih dua belas jam saya habiskan di luar. Di kampus, materi Matematika dan Statistik Komputasi untuk dua minggu dibahas dalam satu pertemuan, dengan total waktu belajar kira-kira lima jam. Dalam perjalanan pulang, saya sempat singgah sebentar ke rumah keluarga. Hujan deras membuat saya basah kuyup sebelum akhirnya sampai rumah, mandi, salat, dan merapikan kamar.
Setelah merekam refleksi ini, saya berencana melanjutkan beberapa tiket pekerjaan yang belum sempat saya kerjakan. Menjalani kuliah sambil bekerja memang menuntut saya untuk pandai membagi waktu. Ada kalanya saya perlu menentukan dulu mana yang harus menjadi fokus, tetapi pada akhirnya keduanya tetap perlu dijalani. Beberapa pekerjaan yang masuk sejak Jumat masih menunggu untuk saya tangani, jadi saya ingin menyelesaikannya sambil tetap menyisihkan waktu untuk mengulang materi kuliah besok.
Besok saya juga berencana belajar bersama teman-teman. Saya diminta membantu menjelaskan beberapa materi untuk persiapan UTS. Bagi saya, ini bukan hanya kesempatan untuk berbagi, tetapi juga latihan menyampaikan sesuatu dengan jelas dan terstruktur. Saya ingin terus belajar membangun alur cerita dan mengasah kemampuan berbicara, supaya hal-hal yang saya pahami bisa diterangkan dengan lebih baik.
Untuk malam ini, saya ingin mengingatkan diri sendiri agar tetap rendah hati. Tidak ada manusia yang sempurna; kebaikan yang terlihat pada diri kita pun tak lepas dari Allah yang menutupi kekurangan dan aib kita. Alhamdulillah untuk hari yang panjang ini. Jangan lupa istirahat yang cukup, bangun untuk salat Subuh, dan menelepon orang tua saat tinggal jauh dari rumah.
— rama
Enjoyed this reflection?
Follow me on Instagram for more updates.
No comments yet. Be the first to leave one 🌱