BACK TO REFLECTIONS

Wednesday · October 07, 2026

Menjaga Prioritas dan Membawa Ketenangan

On paper

Hari ini saya menyelesaikan semua tiket pekerjaan yang diberikan dengan baik. Di sela pekerjaan, saya juga menyempatkan diri meninjau materi untuk Ujian Tengah Semester yang akan berlangsung Jumat. Saya sudah melihat hampir semua materi Perancangan dan Analisis Algoritma, sementara materi Matematika dan Statistika Berkomputasi masih perlu saya ulas lagi. Setelah refleksi ini, saya ingin melanjutkan belajar.

Ada satu pengingat dari kantor yang ingin saya bawa ke depan. Saat berdiskusi tentang induksi matematika dengan rekan kerja, kami terlalu bersemangat hingga suara kami cukup mengganggu tim lain. Masukan dari senior mengingatkan saya untuk lebih peka terhadap suasana sekitar. Antusias belajar tetap baik, tetapi saya perlu menjaga volume dan memastikan kegiatan saya tidak mengganggu pekerjaan orang lain.

Saya juga teringat nasihat seorang teman: satu hari yang buruk tidak berarti seluruh hidup kita buruk. Kalau ada hal yang mengecewakan, saya tidak perlu membiarkannya mengambil alih semua hal baik yang masih saya miliki. Saya ingin belajar menerima kejadian yang tidak menyenangkan sebagai bagian kecil dari perjalanan, lalu kembali menjalani hari dengan lebih lapang.

Renungan lain hari ini adalah tentang cinta. Rasa cinta hadir sebagai perasaan, sementara cara mengungkapkannya tetap perlu dijaga dengan batas dan sikap yang baik. Saya bersyukur masih bisa berusaha menjaga hubungan meski terpisah jarak, dan berharap kami diberi kekuatan serta kemudahan untuk melalui masa ini.

Saya menyadari pengelolaan waktu dan prioritas belakangan ini belum baik. Saya ingin lebih mindful dalam menentukan apa yang perlu dikerjakan, menjaga perkataan dan prasangka, serta berusaha menjadi pribadi yang tenang dan membawa ketenangan. Senyum yang tulus mungkin sederhana, tetapi bisa menjadi cara untuk menebarkan suasana positif kepada diri sendiri dan orang di sekitar.

Malam ini saya berdoa agar orang tua dan orang yang saya sayangi selalu diberi kekuatan, kemudahan, dan kabar baik. Semoga kegelisahan yang belakangan terasa juga diganti dengan ketenangan dan hati yang terjaga.

Alhamdulillah, saya masih diberi kesempatan untuk bekerja, belajar, menerima masukan, dan memperbaiki diri. Pengingat untuk diri sendiri: tetap rendah hati dan berprasangka baik, sebab kebaikan manusia juga berada dalam penjagaan Allah. Istirahat yang cukup, bangun untuk salat Subuh, dan jangan lupa menelepon orang tua.

— rama

Enjoyed this reflection?

Follow me on Instagram for more updates.

Follow @ramaabb
Comments 0

No comments yet. Be the first to leave one 🌱

Be kind. Comments appear right away.