Tuesday · October 06, 2026
Belajar dan Menata Lisan
Pagi ini setelah salat saya sempat jogging sebentar di depan rumah. Sambil itu saya mendengarkan kajian kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim karya KH Hasyim Asy’ari, yang membahas adab murid kepada guru. Rekamannya belum selesai, mungkin akan saya lanjutkan di perjalanan ke kantor.
Saya merekam voice note pagi ini untuk mengingatkan diri agar menata rencana hari ini. Idealnya, rencana disusun malam sebelumnya. Sebelum tidur, saya ingin mengevaluasi hari, mengingat bagian yang masih kurang, lalu memohon ampun dan memikirkan hal yang bisa diperbaiki. Setelah itu, saya berdoa pada pagi hari supaya Allah memberi kemudahan menjalani rencana tersebut.
Hari ini saya ingin menyelesaikan pekerjaan kantor. Kalau ada waktu istirahat, saya akan membuka catatan kuliah dan melihat lagi materi yang akan diujikan Jumat dan Sabtu. Target saya hari ini adalah memetakan materi Perancangan dan Analisis Algoritma serta Matematika dan Statistika. Saya ingin tahu dulu bagian-bagian yang perlu dipelajari. Detailnya bisa saya lanjutkan malam nanti.
Saya juga ingin menjalani hari dengan lebih tenang dan lebih mudah tersenyum. Pengingat untuk diri sendiri, tetap rendah hati, jaga prasangka baik, minum air, dan minta doa orang tua sebelum berangkat.
Malam ini saya merekam refleksi untuk tanggal 6 Oktober, walaupun saat merekam sudah lewat pukul satu dini hari tanggal 7. Saya baru ingat belum mengevaluasi hari sebelum beristirahat, jadi saya ingin mencatat apa yang berjalan baik dan apa yang perlu dilanjutkan.
Di kantor saya mengikuti meeting handover satu account ke tim saya. Tiket hari ini hanya beberapa, jadi setelah menyelesaikannya saya memakai waktu untuk belajar. Saya membaca tentang induksi matematika dan berdiskusi dengan rekan kerja yang latar belakangnya matematika. Diskusinya seru dan menambah pemahaman saya.
Menjelang sore ada meeting evaluasi tim. Kami melihat kembali pekerjaan minggu lalu, membicarakan pekerjaan yang akan datang, dan saling memberi masukan. Setelah itu saya lanjut belajar materi Perancangan dan Analisis Algoritma sampai Maghrib.
Perjalanan pulang cukup macet dan bensin saya hampir habis. Saya berhenti di pom bensin, salat Isya di sana, lalu duduk sebentar untuk mengistirahatkan kaki dan pikiran. Sesampai di kos, saya membeli makan, mengabari pasangan, dan bercerita sebentar. Saya sempat melihat materi ujian lagi, tetapi belum semuanya terbaca. Besok saya ingin melanjutkan persiapan ujian.
Di perjalanan saya mendengarkan beberapa kajian, termasuk kisah Umar bin Khattab saat masuk Islam, kisah Maryam, dan doa Nabi Musa ketika menghadapi Fir’aun. Saya juga memutar Surah Ar-Rum dan Surah Taha sambil mencoba mengikuti bacaannya. Biasanya saya mengulang hafalan seminggu sekali pada malam Jumat. Sekarang saya ingin mencoba murajaah sedikit demi sedikit setiap hari saat perjalanan ke kantor dan pulang.
Akhir-akhir ini saya merasa cara berbicara saya kadang tersendat dan banyak memakai kata pengisi. Saya berharap kebiasaan murajaah bisa membantu melatih lisan. Doa Nabi Musa yang saya dengar hari ini terasa dekat dengan hal itu. Saya ingin memohon agar dada dilapangkan, urusan dimudahkan, dan lisan dilancarkan supaya orang lain lebih mudah memahami ucapan saya. Saya ingin mencoba membaca doa itu sebelum belajar.
Alhamdulillah, saya diberi kekuatan dan kesabaran untuk melalui hari ini. Pengingat untuk diri sendiri, tetap rendah hati, jaga prasangka baik, istirahat yang cukup, bangun untuk salat Subuh, dan jangan lupa menelepon orang tua.
— rama
Enjoyed this reflection?
Follow me on Instagram for more updates.
No comments yet. Be the first to leave one 🌱