Tuesday · October 13, 2026
Hari yang Tetap Saya Selesaikan
Dini hari tadi, sekitar pukul satu, saya merekam suara dalam keadaan belum tidur sejak hari sebelumnya. Persiapan untuk membantu teman-teman belajar terus saya tunda dengan pikiran “nanti”, sampai akhirnya sudah lewat tengah malam dan saya sangat mengantuk. Saya ingin menjadikan rekaman itu sebagai alarm untuk diri sendiri. Kalau nanti muncul lagi keinginan menunda, saya ingin mengingat rasa lelah malam itu dan akibat ketika pekerjaan menumpuk di waktu yang sempit.
Saat merekam, rencana saya adalah beristirahat satu atau dua jam, bangun sebelum Subuh, lalu melanjutkan rangkuman dan menyiapkan slide sebelum berangkat kerja. Saya tahu waktu paling ideal untuk menyiapkan materi sebenarnya hari sebelumnya. Namun, waktu yang masih tersisa tetap bisa saya gunakan sebaik mungkin. Saya juga sadar waktu di kantor cukup padat, jadi saya perlu membuat persiapan dengan lebih teratur agar tidak terus dikejar di akhir.
Hari ini saya tetap mengurus pekerjaan dan menyelesaikan tiket-tiket yang perlu ditangani. Malamnya saya mengikuti sesi tutor dan belajar bersama teman-teman kuliah. Kami membahas feedforward dan backpropagation dalam konteks neural network, lalu mencoba beberapa soal. Pagi tadi saya menyebut kegiatan ini sebagai saling belajar, dan memang begitu rasanya: saya membantu menjelaskan materi, sambil ikut mengulang dan memperkuat pemahaman saya sendiri. Saya lega karena tujuan hari itu tercapai, pekerjaan selesai dan sesi belajar terlaksana meski persiapannya sempat membuat saya kewalahan.
Di malam hari suasana hati saya sedang kurang baik. Saya tetap ingin berusaha meningkatkan kualitas diri tanpa terbawa emosi setiap saat. Setelah merekam, rencananya saya akan menonton beberapa film lalu beristirahat.
Saya ingin belajar mengelola sedih, senang, takut, dan perasaan lain agar semuanya tidak membuat saya kehilangan kejernihan berpikir. Ada hal-hal yang tidak bisa saya ubah, tetapi saya masih bisa memilih untuk fokus pada bagian yang dapat saya usahakan. Untuk menutup hari, saya mengingatkan diri agar tetap rendah hati dan menjaga prasangka baik.
Sekarang saya ingin beristirahat cukup, bangun untuk salat Subuh, dan menelepon orang tua. Semoga besok saya bisa memulai hari dengan lebih tertata.
— rama
Enjoyed this reflection?
Follow me on Instagram for more updates.
No comments yet. Be the first to leave one 🌱