Wednesday · October 28, 2026
Melampaui Motivasi
Rekaman ini saya buat lewat tengah malam, tetapi refleksinya untuk 28 Oktober. Hari ini saya kembali mengerjakan dokumentasi proyek bagi klien yang saya tangani. Ada juga pekerjaan baru untuk mengeksplorasi alur kerja yang menyesuaikan produk dan platform yang sedang dikembangkan tim produk. Dua pekerjaan ini berjalan beriringan. Saya mencoba memahami bagaimana proyek yang sudah ada menggunakan alur baru, sekaligus mencatat proses dan kebutuhan tiap klien agar pengalaman itu bisa menjadi bekal.
Pagi tadi saya berjalan atau jogging ringan setelah salat Subuh sambil mendengarkan podcast tentang peran mahasiswa di lingkungan masyarakat. Saya ingin mendengarkan kembali pembahasannya di lain waktu. Setelah itu saya beristirahat, lalu keluar membeli makan sebelum rapat harian tim. Antrean membuat saya hampir terlambat. Seorang teman mengingatkan saya untuk segera masuk rapat, dan saya masih sempat bergabung dalam batas toleransi. Meski tidak sampai terlewat, kejadian kecil itu mengingatkan saya agar memperkirakan waktu dengan lebih baik saat ada keperluan di luar.
Dalam rapat harian, anggota tim membicarakan pekerjaan dan kendala yang sedang dihadapi. Karena tiket saya hari ini tidak ada, saya menggunakan waktu untuk dokumentasi dan menjelajahi alur kerja baru. Saya juga berdiskusi dengan rekan kantor tentang jurnal, yaitu pencatatan transaksi dan mutasi keuangan dalam konteks perusahaan. Menjelaskan konsep itu secara sederhana menjadi latihan yang berguna. Saya ingin belajar menyampaikan sesuatu dengan runtut, mudah dipahami, dan tidak bertele-tele. Diskusinya pun terasa menyenangkan, dan saya menyadari bahwa kemampuan menjelaskan bisa diasah lewat percakapan sehari-hari.
Pada malam hari ada sesi berbagi dengan rekan-rekan, setelah itu saya melanjutkan pekerjaan dan membuka materi kuliah untuk melihat topik yang akan dipelajari berikutnya. Saya tidak selalu harus mengisi waktu kosong dengan hal besar. Mencatat, membaca sedikit, atau memahami alur kerja yang belum dikenal juga bisa menjadi langkah yang bermanfaat. Belakangan ini saya memang kurang bersemangat membaca materi yang berat, jadi saya mencoba memilih kegiatan sesuai tenaga dan perhatian yang tersedia.
Hal yang paling saya pikirkan hari ini adalah konsistensi. Motivasi bisa datang ketika mendengar atau membaca sesuatu yang menggugah, lalu mereda lagi. Saya tidak ingin kebaikan yang sudah direncanakan hanya dilakukan ketika suasana hati sedang mendukung. Saat semangat turun, saya tetap ingin menjalankan hal-hal yang memang sudah saya putuskan untuk dikerjakan. Dasarnya bukan selalu dorongan sesaat, melainkan komitmen terhadap rencana sendiri.
Mungkin saya perlu memulai hari dengan daftar yang sederhana dan realistis. Saya ingin memilah mana yang penting dan harus selesai hari itu, lalu mana yang sifatnya tambahan jika waktu memungkinkan. Dengan begitu, saya punya arah yang jelas tanpa membuat daftar yang terlalu berat. Saya ingin belajar menjaga langkah tetap berjalan, menyelesaikan prioritas, dan memperbaiki cara mengatur waktu dari hari ke hari.
Saya juga sedang tertarik mengeksplorasi jaringan saraf dan menemukan banyak hal untuk direnungkan dari sana. Pikiran dan ucapan yang kita latih sekarang dapat memengaruhi apa yang kita lakukan setelahnya.
— rama
Enjoyed this reflection?
Follow me on Instagram for more updates.
No comments yet. Be the first to leave one 🌱