Wednesday · July 29, 2026
Tidak Ditinggalkan
Pagi tadi, sambil menyapu dan mengepel kamar, saya mendengarkan kajian Ustaz Adi Hidayat tentang tafsir surat Ad-Duha dan Al-Insyirah. Yang saya tangkap, surat Ad-Duha turun saat Nabi sedang gundah, karena untuk waktu yang cukup lama wahyu tidak turun, dan itu diperberat oleh cibiran orang-orang di sekitarnya. Lalu Allah bersumpah demi waktu duha dan demi malam, dan berfirman bahwa Ia tidak meninggalkanmu dan tidak pula marah kepadamu.
Pesannya terasa begitu romantis, kalau boleh saya mengibaratkan. Seperti saat kita sedang sedih, hati kita mengecil, lalu tiba-tiba ada seseorang yang berkuasa dan sangat menyayangi kita berkata dengan lembut, aku tidak akan meninggalkanmu, dan aku tidak marah padamu. Padahal, di tengah segala kesulitan dan sebanyak apa pun dosa kita, ternyata Allah tidak pernah meninggalkan kita. Itu jadi pengingat untuk selalu kembali, untuk menyisihkan waktu merenung dan menyadari bahwa Ia selalu ada.
Saya juga belajar satu hal hari ini, bahwa tidak setiap hari harus ada insight baru. Kadang mutiara yang sudah kita kumpulkan pun belum sepenuhnya kita amalkan. Jadi yang penting bukan selalu menemukan yang baru, tapi menjaga konsistensi dan terus mengembangkan diri. Oh iya, malam ini akan ada purnama, dan katanya bulannya akan cantik sekali. Jadi motivasi saya hari ini adalah menyelesaikan semua pekerjaan, supaya nanti bisa menikmati rembulan dengan hati yang lega dan menatap keindahan ciptaan Tuhan secara utuh.
Tapi ternyata, sepanjang hari ini hati saya kembali mendung. Satu hari penuh dalam kesedihan yang tidak jelas asalnya, semacam rindu yang bercampur sedih. Dan saya sedang belajar menata hati, mungkin memang sudah waktunya belajar tentang itu. Yang menarik, tafsir Ad-Duha yang saya dengar pagi tadi ternyata pas sekali dengan keadaan hati saya malam ini. Seolah Tuhan sengaja menyisipkan rasa gundah ini supaya saya benar-benar memahami maknanya, lalu dijawab langsung oleh Al-Quran bahwa Ia tidak meninggalkan saya, dan tidak pula marah. Mungkin dari hari yang mendung inilah rasa cinta kepada Tuhan justru bisa tumbuh lebih dalam.
— rama
Enjoyed this reflection?
Follow me on Instagram for more updates.
No comments yet. Be the first to leave one 🌱